Filings/ITMG/QUARTERLY-XBRL

Source document

Loading document…
KPIsSections32
Headline metrics
RevenueGREENIDR 1.00B
Gross marginGREEN25.6%
Net incomeGREENIDR 106.0M
Net marginGREEN10.6%
Operating marginGREEN15.9%
Income Statement
Income Statement
MetricValueFlag
RevenueIDR 1.00BGREEN
Gross Margin25.6%GREEN
Operating Margin15.9%GREEN
Net Margin10.6%GREEN
Gross ProfitIDR 256.5MGREEN
Operating IncomeIDR 158.7MGREEN
Net IncomeIDR 106.0MGREEN
Income Tax Expense-IDR 49.2MGREEN
Pre-tax IncomeIDR 158.7MGREEN
Cost Of RevenueIDR 744.0MGREEN
Basic EPSIDR 0.1GREEN
Balance Sheet
Balance Sheet
MetricValueFlag
Total AssetsIDR 2.42BGREEN
Total LiabilitiesIDR 506.2MGREEN
Total EquityIDR 1.91BGREEN
Cash & EquivalentsIDR 737.6MGREEN
Cash Flow
Cash Flow
MetricValueFlag
Operating Cash FlowIDR 62.4MGREEN

Sections in this filing

BasisOfPreparationOfConsolidatedFinancialStatementsTextBlock

Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dengan dasar harga perolehan, yang dimodifikasi oleh aset dan liabilitas keuangan (termasuk instrumen derivatif) yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, serta menggunakan dasar akrual kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian. Laporan arus kas konsolidasian disusun menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi dan juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau kompleks atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan () dan Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan () Mulai dari 1 Januari 2024, referensi terhadap masing-masing PSAK dan ISAK telah diubah sesuai dengan penerbitan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (-IAI). Implementasi dari standar-standar, amendemen dan penyesuaian tahunan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 di bawah ini tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau sebelumnya: - Amendemen PSAK 201 Laporan Keuangan tentang kewajiban diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar; - Amendemen PSAK 201 Laporan Keuangan tentang liabilitas jangka panjang dengan kovenan; - Amendemen PSAK 116 tentang liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewabalik; - Amendemen PSAK 207 Arus Kas dan amendemen PSAK 107 Keuangan: Pengungkapan tentang pengaturan pembiayaan pemasok. Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah diterbitkan, namun berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025, tapi penerapan dini diperkenankan, adalah sebagai berikut: - PSAK 117 Asuransi - Amendemen PSAK 117 Asuransi tentang penerapan awal PSAK 117 dan PSAK 109 - informasi komparatif; - Amendemen PSAK 221 Perubahan Kurs Valuta Asing tentang kekurangan ketertukaran. Pada tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, Grup sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan stand