Filings/AKRA/QUARTERLY-XBRL

Source document

Loading document…
KPIsSections36
Headline metrics
RevenueGREENIDR 30.84T
Gross marginGREEN7.4%
Net incomeGREENIDR 1.43T
Net marginGREEN4.6%
Operating marginGREEN6.0%
Income Statement
Income Statement
MetricValueFlag
RevenueIDR 30.84TGREEN
Gross Margin7.4%GREEN
Operating Margin6.0%GREEN
Net Margin4.6%GREEN
Gross ProfitIDR 2.28TGREEN
Operating IncomeIDR 1.85TGREEN
Net IncomeIDR 1.43TGREEN
Income Tax Expense-IDR 287.08BGREEN
Pre-tax IncomeIDR 1.85TGREEN
Cost Of RevenueIDR 28.56TGREEN
Basic EPSIDR 0.072GREEN
Balance Sheet
Balance Sheet
MetricValueFlag
Total AssetsIDR 39.30TGREEN
Total LiabilitiesIDR 22.93TGREEN
Total EquityIDR 16.37TGREEN
Cash & EquivalentsIDR 8.87TGREEN
Cash Flow
Cash Flow
MetricValueFlag
Operating Cash FlowIDR 3.99TGREEN

Sections in this filing

AdoptionOfNewAccountingStandardsTextBlock

Kelompok Usaha menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku efektif untuk periode yang berlaku pada atau setelah 1 Januari 2026, termasuk standar yang direvisi berikut ini yang mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha: Amendemen PSAK 109 and PSAK 107: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan Amandemen tersebut mencakup klarifikasi atas suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada penyelesaian serta memperkenalkan pilihan kebijakan akuntansi (apabila kondisi tertentu terpenuhi) untuk menghentikan pengakuan liabilitas keuangan yang diselesaikan melalui sistem pembayaran elektronik sebelum tanggal penyelesaian. Selain itu, panduan tambahan ditambahkan mengenai bagaimana arus kas kontraktual untuk aset keuangan dengan fitur lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) serta fitur serupa harus dinilai. Amandemen tersebut juga mengklarifikasi apa saja yang merupakan fitur non-recourse dan karakteristik instrumen yang terkait secara kontraktual. Selain itu, amandemen tersebut memperkenalkan persyaratan pengungkapan untuk instrumen keuangan dengan fitur kontinjensi serta persyaratan pengungkapan tambahan untuk instrumen ekuitas yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (OCI). Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026, dengan penerapan dini diperkenankan hanya untuk klasifikasi aset keuangan dan pengungkapan terkait. Kelompok Usaha saat ini sedang mengidentifikasi seluruh dampak yang akan timbul atas laporan keuangan utama dan catatan atas laporan keuangan terkait implementasi amandemen tersebut. Amandemen tersebut mengklarifikasi penerapan persyaratan own-use untuk kontrak yang berada dalam ruang lingkup, mengubah persyaratan penetapan (designation) atas item yang dilindungi dalam hubungan lindung nilai arus kas untuk kontrak-kontrak tersebut, serta menambahkan persyaratan pengungkapan baru untuk memungkinkan investor memahami dampak kontrak tersebut terhadap kinerja keuangan dan arus kas perusahaan. Amandemen tersebut akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026. Penerapan dini diperbolehkan, namun harus diungkapkan. Amandemen terkait pengecualian own-use diterapkan secara retrospektif, sedangkan amandemen akuntansi lindung nilai diterapkan s