Filings/AKRA/QUARTERLY-XBRL

Source document

Loading document…
KPIsSections36
Headline metrics
RevenueGREENIDR 12.94T
Gross marginGREEN8.5%
Net incomeGREENIDR 656.49B
Net marginGREEN5.1%
Operating marginGREEN6.8%
Income Statement
Income Statement
MetricValueFlag
RevenueIDR 12.94TGREEN
Gross Margin8.5%GREEN
Operating Margin6.8%GREEN
Net Margin5.1%GREEN
Gross ProfitIDR 1.11TGREEN
Operating IncomeIDR 882.52BGREEN
Net IncomeIDR 656.49BGREEN
Income Tax Expense-IDR 122.27BGREEN
Pre-tax IncomeIDR 882.52BGREEN
Cost Of RevenueIDR 11.84TGREEN
Basic EPSIDR 0.033GREEN
Balance Sheet
Balance Sheet
MetricValueFlag
Total AssetsIDR 37.06TGREEN
Total LiabilitiesIDR 20.88TGREEN
Total EquityIDR 16.19TGREEN
Cash & EquivalentsIDR 7.28TGREEN
Cash Flow
Cash Flow
MetricValueFlag
Operating Cash FlowIDR 1.42TGREEN

Sections in this filing

AdoptionOfNewAccountingStandardsTextBlock

Kelompok Usaha menerapkan pertama kali seluruh standar baru dan/atau yang direvisi yang berlaku efektif untuk periode yang berlaku pada atau setelah 1 Januari 2026, termasuk standar yang direvisi berikut ini yang mempengaruhi laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha: Amendemen PSAK 109 and PSAK 107: Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan Amandemen tersebut mencakup klarifikasi atas suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada penyelesaian serta memperkenalkan pilihan kebijakan akuntansi (apabila kondisi tertentu terpenuhi) untuk menghentikan pengakuan liabilitas keuangan yang diselesaikan melalui sistem pembayaran elektronik sebelum tanggal penyelesaian. Selain itu, panduan tambahan ditambahkan mengenai bagaimana arus kas kontraktual untuk aset keuangan dengan fitur lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG) serta fitur serupa harus dinilai. Amandemen tersebut juga mengklarifikasi apa saja yang merupakan fitur non-recourse dan karakteristik instrumen yang terkait secara kontraktual. Selain itu, amandemen tersebut memperkenalkan persyaratan pengungkapan untuk instrumen keuangan dengan fitur kontinjensi serta persyaratan pengungkapan tambahan untuk instrumen ekuitas yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (OCI). Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026, dengan penerapan dini diperkenankan hanya untuk klasifikasi aset keuangan dan pengungkapan terkait. Kelompok Usaha saat ini sedang mengidentifikasi seluruh dampak yang akan timbul atas laporan keuangan utama dan catatan atas laporan keuangan terkait implementasi amandemen tersebut. Amandemen tersebut mengklarifikasi penerapan persyaratan own-use untuk kontrak yang berada dalam ruang lingkup, mengubah persyaratan penetapan (designation) atas item yang dilindungi dalam hubungan lindung nilai arus kas untuk kontrak-kontrak tersebut, serta menambahkan persyaratan pengungkapan baru untuk memungkinkan investor memahami dampak kontrak tersebut terhadap kinerja keuangan dan arus kas perusahaan. Amandemen tersebut akan berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2026. Penerapan dini diperbolehkan, namun harus diungkapkan. Amandemen terkait pengecualian own-use diterapkan secara retrospektif, sedangkan amandemen akuntansi lindung nilai diterapkan s