Filings/INTP/QUARTERLY-XBRL

Source document

Loading document…
KPIsSections26
Headline metrics
RevenueGREENIDR 3.84T
Gross marginGREEN28.6%
Net incomeGREENIDR 215.19B
Net marginGREEN5.6%
Operating marginGREEN6.8%
Red flags1 red
Liquidity1
RED
Negative operating cash flowoperating_cf_burn
The company is burning cash from operations — sustainability depends on financing.
Income Statement
Income Statement
MetricValueFlag
RevenueIDR 3.84TGREEN
Gross Margin28.6%GREEN
Operating Margin6.8%GREEN
Net Margin5.6%GREEN
Gross ProfitIDR 1.10TGREEN
Operating IncomeIDR 260.93BGREEN
Net IncomeIDR 215.19BGREEN
Income Tax Expense-IDR 45.73BGREEN
Pre-tax IncomeIDR 260.93BGREEN
Cost Of RevenueIDR 2.74TGREEN
Balance Sheet
Balance Sheet
MetricValueFlag
Total AssetsIDR 31.17TGREEN
Total LiabilitiesIDR 7.90TGREEN
Total EquityIDR 23.27TGREEN
Cash & EquivalentsIDR 5.08TGREEN
Cash Flow
Cash Flow
MetricValueFlag
Operating Cash Flow-IDR 371.72BGREEN

Sections in this filing

BasisOfPreparationOfConsolidatedFinancialStatementsTextBlock

Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan () dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan () yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan () Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan yang terkait dengan penyajian dan pengungkapan laporan keuangan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (). Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan konsep harga perolehan dan basis akrual, kecuali disebutkan lain dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan. Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Setiap entitas di dalam Kelompok Usaha menetapkan mata uang fungsional sendiri dan transaksi-transaksi di dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan mata uang fungsional tersebut. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia memerlukan penggunaan estimasi akuntansi tertentu dan asumsi-asumsi. Hal ini juga mengharuskan manajemen untuk melakukan pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi di dalam Kelompok Usaha.