Filings/BRIS/ANNUAL-XBRL

Source document

Loading document…
KPIsSections28
Headline metrics
RevenueGREENIDR 28.27T
Net incomeGREENIDR 7.57T
Net marginGREEN26.8%
Operating marginGREEN34.5%
Income Statement
Income Statement
MetricValueFlag
RevenueIDR 28.27TGREEN
Operating Margin34.5%GREEN
Net Margin26.8%GREEN
Operating IncomeIDR 9.76TGREEN
Net IncomeIDR 7.57TGREEN
Income Tax Expense-IDR 2.19TGREEN
Pre-tax IncomeIDR 9.76TGREEN
Basic EPSIDR 164.05GREEN
Balance Sheet
Balance Sheet
MetricValueFlag
Total AssetsIDR 456.19TGREEN
Total LiabilitiesIDR 104.93TGREEN
Total EquityIDR 51.95TGREEN
Cash & EquivalentsIDR 8.69TGREEN
Cash Flow
Cash Flow
MetricValueFlag
Operating Cash FlowIDR 14.17TGREEN

Sections in this filing

AccountingStandardsIssuedButNotYetEffectiveTextBlock

Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (-IAI) telah menerbitkan standar baru, amendemen dan interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2025 adalah sebagai berikut: - Amendemen PSAK 109: dan Pengukuran Instrumen Keuangan tentang penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat secara kontraktual seperti tranche. - Amendemen PSAK 107: dan Pengukuran Instrumen Keuangan tentang persyaratan pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan menambah ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2026. Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan.