Source document
| Revenue — GREEN | IDR 5.70T |
|---|---|
| Net income — GREEN | IDR 1.76T |
| Net margin — GREEN | 31.0% |
| Operating margin — GREEN | 39.7% |
operating_cf_burncash_runway_low| Metric | Value | Flag |
|---|---|---|
| Revenue | IDR 5.70T | GREEN |
| Operating Margin | 39.7% | GREEN |
| Net Margin | 31.0% | GREEN |
| Operating Income | IDR 2.26T | GREEN |
| Net Income | IDR 1.76T | GREEN |
| Income Tax Expense | -IDR 493.57B | GREEN |
| Pre-tax Income | IDR 2.27T | GREEN |
| Basic EPS | IDR 70.2 | GREEN |
| Metric | Value | Flag |
|---|---|---|
| Total Assets | IDR 368.22T | GREEN |
| Total Liabilities | IDR 309.15T | GREEN |
| Total Equity | IDR 59.07T | GREEN |
| Cash & Equivalents | IDR 4.17T | GREEN |
| Metric | Value | Flag |
|---|---|---|
| Operating Cash Flow | -IDR 10.32T | GREEN |
Sections in this filing
AccountingStandardsIssuedButNotYetEffectiveTextBlock
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan () dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan () yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan () namun belum berlaku efektif untuk laporan keuangan untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2026 adalah sebagai berikut: - Standar Pengungkapan Keberlanjutan () PSPK 1 dan 2. - PSAK 413 Nilai. - PSAK 118 dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan. PSAK ini akan menggantikan PSAK 201 Laporan Keuangan yang menyebabkan perubahan pada struktur penyajian laporan laba rugi dimana mensyaratkan penyajian subtotal laba/(rugi) operasi, laba/(rugi) sebelum pendanaan dan pajak penghasilan, serta laba/(rugi). Selanjutnya, penghasilan dan beban untuk diklasifikasikan ke dalam kategori operasi, investasi, dan pendanaan, serta pajak penghasilan dan operasi yang dihentikan. Selain itu, PSAK ini juga mengatur mengenai pengungkapan ukuran kinerja tetapan manajemen (UKTM) dengan tujuan mengomunikasikan pandangan manajemen atas aspek kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan. Pada saat penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Bank CIMB Niaga dan Entitas Anak masih mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2027 dan penerapan dini diperbolehkan.